Saat menikmati hidangan hotpot, salah satu elemen yang paling memikat adalah tekstur kuahnya yang kaya dan gurih. Banyak orang berasumsi bahwa kekentalan tersebut didapat dari penambahan tepung maizena atau bahan tambahan lainnya. Namun, di Hans Hotpot, mereka menerapkan prinsip Sains Emulsi untuk menghasilkan Kuah Kental yang murni berasal dari ekstraksi bahan-bahan alami melalui proses pemanasan yang lama dan presisi. Fenomena kimiawi ini adalah apa yang membuat kaldu mereka memiliki kedalaman rasa yang luar biasa tanpa terasa berat di lidah.

Secara dasar, emulsi adalah campuran dari dua zat cair yang biasanya tidak dapat bersatu, seperti minyak dan air. Dalam pembuatan kaldu di Hans Hotpot, lemak yang keluar dari tulang sumsum dan daging harus “dipaksa” untuk menyatu dengan air kaldu. Rahasia utamanya terletak pada suhu pendidihan yang stabil dan guncangan mekanis dari gelembung air yang mendidih (rolling boil). Ketika campuran ini dipanaskan dengan api besar dalam waktu yang sangat lama, molekul lemak akan pecah menjadi butiran mikroskopis dan terdispersi secara merata ke dalam air, menciptakan cairan berwarna putih susu yang kental dan lembut.

Penerapan Sains Emulsi ini juga melibatkan peran gelatin alami yang terdapat pada jaringan ikat tulang. Gelatin bertindak sebagai agen penstabil emulsi yang mencegah minyak dan air terpisah kembali saat suhu kuah mulai turun. Di Hans Hotpot, proses perebusan bisa memakan waktu belasan jam untuk memastikan seluruh kolagen telah berubah menjadi gelatin. Hasilnya adalah Kuah Kental yang memiliki tekstur “velvety” atau seperti beludru. Tekstur ini memberikan lapisan rasa yang menempel lebih lama di lidah, membuat bumbu rempah terasa lebih intens di setiap seruputannya.

Mengapa metode alami ini lebih unggul dibandingkan dengan penggunaan bahan pengental instan? Pengental buatan sering kali menutupi kejernihan rasa dan meninggalkan sensasi lengket yang tidak nyaman di tenggorokan. Sebaliknya, emulsi alami yang dipraktikkan di Hans Hotpot menghasilkan kekentalan yang “bersih”. Selain itu, kaldu yang dihasilkan melalui Sains Emulsi kaya akan nutrisi, asam amino, dan mineral yang mudah diserap oleh tubuh. Inilah yang membuat pengalaman makan hotpot menjadi lebih bermakna karena setiap elemennya memiliki fungsi kesehatan sekaligus kenikmatan kuliner.